DPRD Jatim dan FKUB Sidoarjo Kompak Jaga Kondusifitas Daerah

Para tokoh dan politisi saat bertemu di Fave Hotel, Sabtu (13/9/2025) malam.

Menyikapi maraknya demonstrasi di berbagi daerah yang menjurus pada kerusuhan mendorong DPRD Provinsi Jawa Timur dan FKUB Kabupaten Sidoarjo menginisiasi pertemuan tokoh agama, tokoh masyarakat, bersama politisi.

Ketua Komisi A Dedi Irwansyah mengatakan bahwa 2 bulan lalu sebelum terjadi kerusuhan di beberapa daerah pihaknya telah melakukan pembahasan bersama FKUB terkait penguatan kerukunan dan menjaga kondusifitas daerah.

“Sebenarnya 2 bulan lalu saya bersama Ketua FKUB sudah membuat kajian,” kata Politisi Partai Demokrat itu, Sabtu (13/9/2025) di Fave Hotel tempat berlangsungnya pertemuan.

Alumni Unesa itu menambahkan, FKUB merupakan mitra strategis Komisi A karena membidangi Hukum dan Pemerintahan. Harapannya, FKUB turut berkontribusi memberikan masukan dalam menjaga kondusifitas daerah.

Ia pun mengapresiasi Kabupaten Sidoarjo mulai dari pemerintah hingga masyarakatnya karena berhasil menjaga daerah tetap kondusif dan aman.

“Sidoarjo ini top. Di saat daerah lain disibukkan dengan demo, warga Sidoarjo sibuk dengan karnaval,” ungkap Dedi.

Menanggapi hal itu Ketua FKUB Sidoarjo M. Idham Kholiq menegaskan, menjaga kondusifitas bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, lanjut Idham, masyarakat harus bisa memahami konflik sebagai bagian dari proses adaptasi dengan kondisi lingkungan. Tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran efektif mengedukasi warga secara langsung.

Pertemuan yang diikuti 150 tokoh itu adalah bagian dari Sosialisasi Merawat Keberagaman Merawat Indonesia. Selain dialog, kegiatan tersebut juga memetakan langkah antisipatif untuk mencegah konflik. (Nis)

Dedi Irwansyah menjelaskan kondisi di masyarakat beberapa pekan terakhir di depan para tokoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *