Ludes Sebelum Sore, Bazar Jambore Ekonomi Desa di Ponorogo Jadi Berkah Pelaku BUMDesa

Upaya menggerakkan ekonomi desa berbuah manis di Kabupaten Ponorogo. Puncak program Development of Efficient Food Agriculture (DEFA) yang dikemas dalam Jambore Lembaga Ekonomi Desa diserbu warga hingga membuat dagangan pelaku usaha ludes terjual.

Bertempat di Kompleks Taman Mojorejo Lestari, Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, acara yang diinisiasi STAPA Center dan Sampoerna Untuk Indonesia ini digelar pada Selasa (15/9/2026). Sejak dibuka pukul 09.00 WIB, sekitar 500 pengunjung memadati lokasi hingga penutupan pukul 17.00 WIB.

Jambore ini menjadi penutup rangkaian pendampingan DEFA selama 8 bulan di 8 kabupaten, yang meliputi wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Ponorogo sendiri, program ini mendampingi 20 desa.

Direktur STAPA Center, Agus Rohmatulloh menjelaskan, DEFA dirancang tidak parsial. Intervensi dilakukan dari hulu ke hilir.

“Program ini utuh, dari pelatihan SDM, bantuan sarana fisik untuk ketahanan pangan, sampai kami fasilitasi promosinya lewat jambore ini. Tujuannya agar pendampingan tidak berhenti di pelatihan saja, tapi benar-benar berdampak berkelanjutan,” kata Agus.

Dampak itu langsung dirasakan peserta bazar. Sebanyak 20 stan yang diisi BUMDesa, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan UMKM lokal mengaku dagangannya habis bahkan sebelum acara usai.

Di sela bazar, panitia juga menggelar seminar inspiratif yang diikuti 150 peserta dengan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi dan pemangku kebijakan daerah.

Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, S.S.H., yang hadir membuka acara, memberikan apresiasi. Ia menilai kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pemkab Ponorogo memajukan desa.

“Terima kasih kepada STAPA dan Sampoerna Untuk Indonesia yang telah mendampingi 20 desa kami. Pemerintah siap melanjutkan kerjasama ini. Bazar seperti ini penting untuk memastikan produk desa punya pasar dan ekonomi warga berputar,” ujar Bunda Lisdyarita, sapaan akrabnya.

Acara ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan paket budidaya ikan lele kepada BUMDes Karangan, Kecamatan Balong, sebagai bagian dari dukungan sarana ketahanan pangan. Kemeriahan ditutup dengan penampilan seni tradisional Gajah-gajahan yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung taman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *