
Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) Pokja Inklusi Kabupaten Sidoarjo bersama Uptd ABK menggelar puncak peringatan dengan menggelar lomba untuk anak-anak dengan hambatan. Ada sekitar 300 peserta turut meramaikan HDI tahun ini.
Kasi Pembinaan Kelembagaan dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Nanik Sumarviati menjelaskan, ada 2 lomba yang dilaksanakan tahun ini, yakni melukis dan mewarnai.
Lomba tersebut, lanjutnya, diikuti oleh 2 kategori yang dibedakan berdasarkan usia anak. Untuk anak usia 4 hingga 8 tahun lomba mewarnai, sedangkan 9 hingga 17 tahun melukis. “Ada 2 lomba, dan hari terakhir ada talkshow,” terang Nanik saat ditemui di Dispendikbud Sidoarjo, Selasa (19/12/2022).
Ia menambahkan, di hari terakhir peringatan HDI itu dilaksanakan pembagian hadiah bagi para pemenang. Selain itu ada sesi talkshow yang dilaksanakan secara online yang diikuti oleh seluruh sekolah di Kabupaten Sidoarjo.
Narasumber talkshow kali ini yakni Kepala Bidang Penjaminan Mutu Dispendikbud Sidoarjo Netty Lastiningsih dan Ketua Pokja Pendidikan Inklusi Jawa Timur Muchammad Ilyas. Talkshow kali ini membicarakan tentang layanan disabilitas dan akomodasi layak bagi anak-anak di Sidoarjo.
Nanik menambahkan, talkshow membicarakan tentang kewajiban semua sekolah di Sidoarjo yang telah menerima SK Bupati dalam memberikan layanan pendidikan inklusi.
“Ada monev jika ada lembaga pendidikan yang belum bisa menerima anak-anak dengan hambatan,” tegas Nanik.
Artinya, pokja akan melatih dan memberikan bimbingan kepada guru-guru dari semua tingkatan dan background pendidikan. Pasalnya, pihaknya memiliki tenaga sebagai pusat penelitian dan belajar bagi guru-guru yang memiliki passion dan kepedulian kepada anak dengan hambatan.
Dalam peringatan kali ini diikuti oleh jenjang pendidikan mulai dari TK , SD, dan SMP. Mereka dinaungi oleh tim pelaksana Penilaian Kinerja Guru TK, Kelompok Kerja Guru SD, dan Musyawarah Guru Sekolah Inklusif SMP. (Nis)








