Idham: Minoritas Komplek ini Penyakit

Pose Salam Pancasila Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Mustain Baladan bersama pengurus FKUB dan para pendeta serta tokoh PGI usai menggelar dialog.

Saat menggelar acara Silaturahmi dan Dialog Menyerap Aspirasi Umat di GPIB Bethesda Sidoarjo, Jumat (2/9) Ketua FKUB Sidoarjo M. Idham Kholiq mengatakan bahwa kaum minoritas itu masih memiliki paradigma Minoritas Komplek yang artinya merasa dirinya minoritas dan tak setara.

“Minoritas komplek ini penyakit dan harus dihilangkan,” kata Idham.

Di depan tokoh dan jemaat PGI Ia pun menegaskan bahwa FKUB itu membangun kesetaraan sekaligus untuk menghilangkan minoritas komplek yang masih ada di masyarakat, terutama umat beragama.

Menanggapi hal itu Pendeta Natamail Sigit yang juga merupakan ketua Persekutuan Gereja Indonesia Setempat (PGIS) mengapresiasi dengan inisiatif FKUB bersedia mendatangi rumah-rumah ibadah untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi.

“Kami ini bagian dari mitra supaya Sidoarjo bisa jadi percontohan dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi,” kata Sigit.

Sigit juga memberikan masukan supaya pendekatan budaya juga dilakukan FKUB dalam merajut kerukunan. Karena seorang yang intoleran adalah orang yang anti terhadap budaya yang telah ada di masyarakat.

Dialog pun berlanjut hingga Idham menawarkan kerja sama dan kolaborasi mengenalkan kegiatan PGI kepada masyarakat melalui akun resmi FKUB Sidoarjo.

“Bukan kegiatan yang sifatnya peribadatan, tetapi kegiatan sosial supaya masyarakat tahu, semakin kenal, dan tidak menaruh rasa curiga,” jelas Idham.

Di akhir sesi dialog Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Mustain Baladan yang hadir menyampaikan, pendekatan budaya jadi salah satu solusi untuk menghilangkan minoritas komplek. Ia pun menceritakan pengalamannya saat menjadi kepala sekolah.

“Saya waktu jadi kepala sekolah tidak mau anak-anak yang Kristen diajar oleh guru yang bukan lulusan sekolah teologi. Artinya harus guru yang benar-benar guru agama,” kata Mustain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *