
SMPN 2 Candi (Spendadi) punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Pahlawan tahun ini. Pasalnya, sekolah tersebut menggelar lomba menulis artikel ilmiah populer bertema Pena Pengganti Pedang, Menyalakan Api Perjuangan Melalui Tulisan.
Kepala SMPN 2 Candi Sukardi, S.Pd., M.Pd mengatakan, moment Hari Pahlawan dimanfaatkan untuk peningkatan budaya literasi di sekolah. Targetnya, mencari bibit penulis baru untuk meneruskan tradisi memunculkan penulis andalan dari sekolah.
“Setelah upacara kami ajak anak-anak menulis esai dan dilombakan. Kami ingin ada yang meneruskan Keni Rahayu,” kata Sukardi.
Keni Rahayu merupakan penulis novel lulusan Spendadi yang mulai dikenal masyarakat karena novelnya diterbitkan dan dijual oleh penerbit buku ternama di Indonesia. Sosok Keni jadi inspirasi sekolah untuk mencari penulis bertalenta.

Untuk mewujudkan target literasi itu pihak sekolah juga memaksimalkan ekstrakurikuler jurnalistik. Ekstrakurikuler tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menjaring para penulis pemula.
Sukardi menambahkan, dengan adanya lomba menulis artikel ilmiah populer anak-anak didorong untuk mencari dan membaca referensi terlebih dahulu sebelum menulis. Sehingga, anak-anak akan memiliki tambahan wawasan.
Hal terpenting lainnya dari lomba kali ini yakni terbentuknya karakter dan wawasan kebangsaan. Sehingga anak-anak akan memiliki semangat perjuangan dalam merawat kemerdekaan. (Nis)








