Program Development of Efficient Food Agriculture (DEFA) 2026 menggelar pelatihan kelembagaan ekonomi desa di Hotel Gadjah Mada, Rembang, pada Sabtu (13/6/2026). Acara ini diikuti secara aktif oleh para Ketua BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang mewakili 20 desa penerima manfaat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Fasilitator Lapangan STAPA Center Rembang, Ahmad Rosid. Pelatihan ini bertujuan membekali para pengurus agar mampu mengelola berbagai lembaga ekonomi di tingkat desa secara lebih profesional dan terarah.
Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Dinpermades Rembang, Eko Prasetyo Widjanarko, hadir untuk mendorong BUMDes agar terus berinovasi. “Dukungan bantuan pemerintah saat ini semakin terbatas sehingga BUM Desa dituntut mampu berkembang secara mandiri melalui pengelolaan usaha yang produktif dan profesional,” tegasnya di hadapan peserta.
Sejalan dengan semangat tersebut, Kabid Koperasi Dindagkop & UKM Rembang, Bagus Satyoadi Fajarianto, menyoroti pentingnya optimalisasi aset desa. Ia meminta agar penataan gerai dan gedung KDMP dikelola dengan baik guna memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.
Sebagai narasumber pelatihan, Direktur AKSI Semen Indonesia, Sugihariyadi, menekankan bahwa sinergi antara BUMDes dan KDMP adalah kunci utama. Kerja sama strategis kedua lembaga ini dinilai sangat krusial untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Terkait transparansi anggaran, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Prihatiningtyas Tuwuh Rozqimah, memaparkan kewajiban penyusunan laporan keuangan yang akuntabel. Jika terdapat dokumen yang hilang, pengurus harus merekonstruksi data melalui bukti pendukung valid tanpa boleh membuat angka fiktif.
Pada akhir sesi, Sugihariyadi kembali menegaskan pembagian tugas yang jelas antara pengurus KDMP sebagai pembuat kebijakan dan manajer dari program SPPI sebagai pelaksana operasional.
Sementara itu, Direktur STAPA Center Agus Rohmatulloh, bahwa kegiatan DEFA yang didukung oleh Sampoerna Untuk Indonesia, bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui penguatan lembaga ekonomi desa.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi pengelola lembaga ekonomi desa di Kab. Rembang, kami juga berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Rembang yang telah memberikan dukungan untuk pelaksanaan program DEFA ini,” harap Agus.







