
Mendengar nama Jumat Berkah pasti yang terbersit dalam fikiran yakni sebuah aktivitas bagi-bagi makanan yang dilaksanakan di masjid usai salat Jumat. Pihak takmir masjid biasanya menyediakan atau menghimpun sumbangan untuk menyediakan makanannya.
Namun kali ini, ada sebuah kegiatan yang sama yang terinspirasi dari kegiatan tersebut namun dilaksanakan dan dihimpun oleh umat dari berbagai agama di Sidoarjo. Mereka adalah umat lintas agama yang tergabung dalam FKUB Sidoarjo.
Salah satu aktivis Jumat Berkah FKUB Sidoarjo Lucie Heruningtias menjelaskan, sempat ada kejenuhan selama menggelar kegiatan sosial di FKUB Peduli. Untuk mensiasati hal itu harus dibuatkan kegiatan alternatif dan variatif supaya para anggota FKUB Peduli semangat kembali.
“Kami sempat rembukan, karena kok semakin menurun geliatnya,” terang Lusi.
Usulan untuk menggelar Jumat Berkah pun diterima dan ternyata mendapatkan banyak dukungan. Pasalnya, kegiatan pertama Jumat Berkah dinilai sangat berdampak bagi masyarakat kurang mampu.
Lusi menambahkan, awal kegiatan tersebut dilaksanakan pada Agustus lalu dengan menyisir daerah minus di sekitar Jalan Lingkar Timur, Sidoarjo. “Mulanya kita uji coba di pemukiman pemulung. Di sana juga ada rumah kardus yang dihuni keluarga kurang mampu,” tambahnya.
Dalam kegiatan awal itu ada 150 bungkus nasi yang dibagikan. Meskipun jumlahnya tidak banyak, para pengurus dan keluarga besar FKUB mengapresiasi dan mendukung agar kegiatan tersebut dilanjutkan.
Dan hari ini, Jumat 30 September 2022 kegiatan Jumat Berkah yang ke-2 pun dilaksanakan. Tepatnya di Masjid At Thohir Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.
Jumlah konsumsi yang dibagikan pun mencapai kurang lebih 500 kotak nasi lengkap dengan air mineral. Jumlah itu didapat dari sumbangan sukarela beberapa pihak yang tertarik untuk terlibat dalam Jumat Berkah. Tak sedikit pula sumbangan dari gereja dan lembaga serta organisasi keagamaan lainnya.








