Pengawas dan Guru SMK Plus NU Sidoarjo Kompak Bikin Mars Kurikulum Merdeka

Hasnah, M.Pd saat proses recording di Alpha Studio Surabaya.

Di tengah gencarnya pemerintah mensosialisasikan kurikulum pendidikan baru bernama Kurikulum Merdeka ada inisiatif dari seorang pengawas sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bernama Hasnah untuk mengarang sebuah single lagu yang akan dijadikan mars kurikulum tersebut.

Inisiatif Hasnah itu disambut ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Sidoarjo Akhmad Anis Fahmi untuk diproses menjadi sebuah lagu yang lengkap dengan notasi dan nada.

Ketua Lesbumi yang juga guru SMK Plus NU Sidoarjo itu mengatakan, sejak diinisiasi hingga disosialisasikan, kurikulum tersebut belum memiliki media tambahan sebagai penyemangat untuk sosialisasi. Pasalnya, ketika mengikuti sosialisasi sekolah-sekolah perlu diberikan media yang mudah untuk mengenalkan kurikulum berupa lagu-lagu.

“Kalau ada momen atau program besar yang sifatnya nasional maka perangkatnya harus komplit. Nah, mars akan jadi pelengkap sosialisasi Kurikulum Merdeka yang dinyanyikan bersama-sama,” terang Fahmi usai melakukan proses mixing di Alpha Studio Surabaya pada Kamis (4/8/2022).

Ia menambahkan, butuh waktu sekitar 2 minggu untuk menyelesaikan lagu tersebut. Mulai dari menyeleksi kata-kata untuk digunakan sebagai liriknya, hingga proses recording yang dilaksanakan pada Rabu (3/8/2022) malam kemarin. “Setelah ini mastering, targetnya minggu ini semua proses selesai,” tambahnya.

Penggarapan Mars ini melibatkan 2 orang pengurus Lesbumi Sidoarjo yakni M. Dheri Maulana sebagai vokalis utama dan Ketua Lesbumi Sidoarjo sebagai arranger atau penata musiknya. Setelah menjadi sebuah single Kurikulum Merdeka, lagu tersebut akan dibawa ke Jakarta untuk diajukan sebagai mars resmi Kurikulum Merdeka kemudian disosialisasikan ke sekolah-sekolah.

Mohon dukungannya, setelah ini diajukan ke kementerian,” pungkas Fahmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *