
Untuk mencapai ketahanan pangan pemerintah melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional menggelar pelatihan pengolahan dan budidaya cabai. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara pemerintah dengan komisi 7 DPR RI.
Salah satu tim ahli dari anggota komisi 7 Fraksi PKB H. Abud Asyrofi mengatakan, kegiatan pelatihan BRIN di Sidoarjo bermacam bentuknya. Kali ini memberikan pelatihan bagi petani yang menanam cabai di Kecamatan Tarik.
“Alhamdulillah, BRIN memiliki program yang bisa dimanfaatkan masyarakat Sidoarjo,” jelas Abud, Senin (31/10/2022) malam di Hotel Luminor.
Ia menambahkan, pelatihan penanaman dan pengolahan cabai merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Bisa bernilai ekonomis jika diproduksi dan diperjualbelikan, juga dapat memanfaatkan cabai untuk berbagai macam olahan dan kegunaan.
Selain itu, lanjut Abud, tanaman cabai bisa ditanam di daerah Sidoarjo yang pastinya dapat mencukupi kebutuhan cabai di dalam daerah. “Para petani cabai berperan dalam menjaga stabilitas harga cabai, karena terkadang harganya fluktuasi,” lanjutnya.
Menurut Abud, cabai merupakan tanaman yang memiliki nilai jual tinggi. Pasalnya, selalu ada dalam setiap masakan. Selain itu cabai juga memiliki kandungan yang dipercaya untuk kesehatan, namun dalam takaran tertentu.
“Cabai inikan selalu ada permintaan pasar. Jika tidak dijual pun bisa dipakai sendiri dan pastinya mengurangi biaya untuk kebutuhan sehari-hari. Jika diatur pola tanamnya, bisa juga dipersiapkan untuk hajatan yang direncanakan,” pungkas Abud. (Nis)








Keren sekali dan sangat meng ispirasi