
Sebelum gelaran Porkab digelar Juni mendatang, Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sidoarjo mengadakan Pra-kualifikasi Porkab. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Ahad (25-26/5/2024) di lapangan Petanque Sidoarjo.
Ketua FOPI Sidoarjo Umi Salmami menjelaskan, sebelum Porkab dilaksanakan pihaknya ingin melakukan pemantaban pemain.
Tujuannya, supaya mereka bisa menyesuaikan lapangan, melihat lawan, dan lain-lain. Selain itu, menjaring pemain pelapis untuk Porprov karena beberapa atlet senior tidak bisa bertanding karena umur.
“Ini penting, karena Petanque olahraga yang unik. Terkadang hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita,” kata Umi.
Ia menambahkan, pra-kualifikasi kali ini diikuti 78 atlet dari 25 sekolah se Sidoarjo. Nomor yang dimainkan yakni single putra dan putri serta nomor triple open atau bertiga putra-putri dan campuran.
Namun, saat bertanding di Porkab, ada 13 nomor yang dilombakan karena mengacu pada Proprov.

Umi mengaku, Banyak kejutan yang muncul di pertandingan Petanque. Karena itu, para atlet butuh penyesuaian dan pengalaman bertanding. Mereka dituntut bisa memprediksi kecepatan lempar bola.
“Salah satu faktor penentu yakni lapangan yang digunakan bertanding yang berbeda dengan yang digunakan selama berlatih. Meskipun sudah ada standarisasi,” terang Umi.
Sehingga, harus ada strategi khusus bagi para atlet. Untuk mereka membuka jalannya bola, menjauhkan bola lawan, hingga menaklukkan lawan.
Selama ini, tambah Umi, Petanque Sidoarjo cukup diperhitungkan dikancah regional. Pasalnya, target KONI Sidoarjo selalu terpenuhi.
Sehingga, penting baginya untuk menjaring bakat-bakat yang ada di sekolah-sekolah. Mulai tingkat SMP sederajat hingga SMA sederajat. (Nis)








