GSI Sidoarjo Berharap Mengulang Kejayaan Tahun 2018

Penyerang GSI kecamatan Krian mengontrol bola pada laga awal melawan GSI kecamatan Jabon, Rabu (19/6/2024) di stadion Jenggolo Sidoarjo.

Gelaran tahunan sepakbola pelajar Gala Siswa Indonesia (GSI) kembali digelar di Stadion Jenggolo Sidoarjo. Turnamen tersebut diikuti 17 tim yang mewakili tiap-tiap kecamatan.

Manajer GSI Sidoarjo Indrajid Sugianto menjelaskan, gelaran tersebut merupakan agenda tahunan Bidang Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo.

Pelaksana kegiatan yakni GSI Sidoarjo yang merupakan perkumpulan guru-guru PJOK sekabupaten.

“Ini kegiatan Dinas Pendidikan yang panitianya guru-guru PJOK,” jelas Indrajid, Rabu (19/6/2024).

Ia menambahkan, tahun ini terdapat satu kecamatan yang tak ambil bagian dalam kompetisi berjenjang tersebut. Kecamatan, yang tak ikut yakni kecamatan Prambon.

Hal itu dikarenakan regulasi baru yang diterapkan. Tiap-tiap peserta harus mendaftar secara online.

GSI Sidoarjo, lanjut Indrajid, juga melibatkan talent scouting untuk mencari bibit persepakbola potensial Sidoarjo.

“Kami melibatkan Unesa, Askab PSSI Sidoarjo,” kata Indrajid.

Hal itu diperlukan untuk menjaring talenta unggul dari setiap tim yang ikut. Artinya, ada kesempatan bagi pamain bagus untuk terjaring dalam tim inti kabupaten meskipun tim kecamatan tidak berhasil menjuarai kompetisi.

“Kuota 70 persen pemain terbaik dari tim pemenang dan 30 persen diambil dari anak-anak terbaik yang ada di setiap tim,” tutur Indrajid.

Selain menjadi media penjaringan atlet terbaik, even tersebut juga untuk melatih guru-guru olahraga mengelola sepakbola yang ada di sekolah. “Yang mengelola tim ya guru-guru, tapi berlisensi D,” ujarnya.

Meskipun ada anak-anak dari sekolah Sepakbola, mereka menjadi bagian dari kebijakan guru-guru yang ada di sekolah masing-masing.

“Mungkin melibatkan pelatih dari klub, tapi sebatas konsultan atau dirtek,” terang Indradjid.

Targetnya, tahun ini semua guru olahraga berlisensi D.

Gelaran yang menggunakan sistem gugur tersebut berlangsung selama 4 hari. Mulai Rabu hingga Kamis (19-22/6/2024).

Para pemenang akan mendapatkan hadiah uang pembinaan, tropi, dan sertifikat.

Setelah laga GSI tingkat kabupaten selesai, GSI Sidoarjo akan mempersiapkan untuk kejuaraan GSI tingkat provinsi yang akan digelar 24 hingga 26 Juli mendatang.

Harapannya, anak-anak Sidoarjo bisa mendominasi gelaran GSI tingkat nasional seperti tahun 2018 silam. Saat itu, Sidoarjo telah berhasil menjadi juara nasional.

GSI merupakan laga dengan durasi bertanding 2 kali 30 menit. Setiap tim akan melakoni sistem gugur di babak kualifikasi. (Nis)

Pemain GSI kecamatan Wonoayu saat dilanggar pemain GSI kecamatan Tanggulangin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *