Pasar Kamis Legi jadi Ikon P5 Spentula

Peserta Didik Spentula pamerkan jajanan tradisional di Pasar Kamis Legi, Kamis (21/12/2023).

Gelaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 1 Tulangan (Spentula) ditunjukkan saat pengambilan Laporan Hasil Belajar Peserta Didik. Selain mengambil hasil belajar anaknya, wali peserta didik juga bisa menikmati tampilan dan bazar dari anak-anak.

Ketua panitia gelaran P5 Mujiono menjelaskan, setiap tahun ada inovasi yang disuguhkan anak-anak. Pada akhir semester tahun ini anak-anak menyuguhkan tema Jajanan Tempo Dulu Pasar Kamis Legi sebagai ikon gelaran P5.

“Yang dijual di bazar ini semua produk lokal dan tradisional. Anak-anak sendiri yang buat di rumah kemudian dibawa ke sekolah untuk dijual,” terang Mujiono, Kamis (21/12/2023).

Jajanan yang digelar di bazar, lanjut Mujiono, di antaranya nasi jagung, cendol, dawet, janggelan, jamu, nogosari, klanting, klepon, dadar gulung, tetel, dan lain-lain. Kurang dari satu jam jajanan pasar ludes diborong beberapa pengunjung.

Mujiono menambahkan, tujuan ditentukannya tema tersebut supaya anak-anak mengenal dan membiasakan makan produk tradisional. Pasalnya, makanan tradisional diyakini sehat dan tidak mengandung bahan kimia.

“Syaratnya harus jajanan tradisional dan sehat,” tambah guru sarjana komputer itu.

Hal menarik lainnya yang dipajang di Pasar Kamis Legi yakni dipamerkannya batik asli SMPN 1 Tulangan. Batik tersebut dinamakan Batu Senja.

Nama tersebut merupakan singkatan dari Batik Tulis Spentula dan Spendatu Project. Spendatu merupakan singkatan dari SMPN 2 Tulangan yang baru saja diresmikan.

Mujiono memaparkan bahwa Batu Senja merupakan produk batik kolaborasi antara batik lokal Tulangan dengan batik Yogyakarta. Perpaduan tersebut didapat dari hasil out door learning ke kampung batik di Yogyakarta.

Pada akhir semester kali ini Spentula juga dimeriahkan oleh 2 orang peserta didiknya yang hafal Alquran 30 Juz. Mereka adalah Mayrani Fitri Widiana dan Farihatul Azizah yang baru saja menyelesaikan ujian hafalan.

Adapun stan kosmetik yang menjual sabun kecantikan. Sabun tersebut hasil karya peserta didik kelas 9. Mereka belajar dari perusahaan kecantikan herboris kosmetik di Bali saat melaksanakan out door learning.

Sementara itu, kepala SMPN 1 Tulangan Agus Pujiono mengaku terkesan dengan tampilan tema dan konsep Pasar Kamis Legi tersebut. Pasalnya, kegiatan pasar itu awalnya merupakan wadah evaluasi pembelajaran out door learning, tetapi hasilnya melebihi ekspektasi. (Nis)

Batik Batu Senja yang dipamerkan di Pasar Kamis Legi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *