Menghadap Indahnya Pegunungan

SDN Tambakrejo 2 Kecamatan Krembung

Peringatan Hari Santri Nasional 2025.

Bagi yang baru pertama berkunjung ke SDN Tambakrejo 2 Kecamatan Krembung pasti akan takjub melihat pemandangan yang tersaji di depan sekolah. Pasalnya, ada 3 gunung besar yang seolah menyapa saat keluar dari pintu gerbang sekolah.

Gunung tersebut yakni Penanggungan, Welirang, dan Arjuno. Sayangnya ketiganya tidak berada di Kabupaten Sidoarjo tetapi berada di Kabupaten Pasuruan.

Selain gunung terdapat hamparan sawah dan perkebunan juga melengkapi keindahan SDN Tambakrejo 2. Apalagi saat padi dan tanaman lainnya sedang hijau-hijaunya.

Keindahan tersebut jadi salah satu daya tarik SDN Tambakrejo 2. Sehingga, pihak sekolah merasa perlu menciptakan keindahan di halaman sekolah untuk melengkapi keindahan di luar sekolah.

Kepala SDN Tambakrejo 2 Titik Aliyah Wati, S.Pd mengatakan, saat ia diamanati memimpin sekolah ia gerak cepat mendirikan taman sekolah. Pasalnya, keindahan dan kenyamanan jadi ukuran utama masyarakat menyekolahkan anaknya.

“Supaya sekolah tambah asri, indah, dan sejuk saya bangun taman di depan,” terang Titik.

Titik pun menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya jadi sekolah yang difavoritkan oleh warga. Hal itu akan tampak jika kita bandingkan jumlah peserta didiknya dengan SDN Tambakrejo 1.

Saat ini Titik memimpin 208 anak dengan jumlah rombel mencapai 10 kelas. Ada pula kelas pararel di dalamnya. Sementara peserta didik di SDN Tambakrejo 1 jumlahnya tidak mencapai 100 anak.

Karena itu, selama memimpin SDN Tambakrejo 2 ia harus melakukan perbaikan dan pengembangan sekolah. Salah satunya dengan melakukan perbaikan fasilitas dan program sekolah.

“Saya juga pasang keramik di tembok-tembok kelas,” terang Titik.

Pengenalan program digitalpreneur untuk anak-anak.

Harapannya, masyarakat dan anak-anak tertarik karena bangunan sekolah tampak bagus, bersih, dan nyaman. Hal itu pula yang mempengaruhi penerimaan peserta didik.

Tetapi, Titik memperkirakan penerimaan pada tahun mendatang diprediksi mengalami penurunan jumlah pendaftar. Pasalnya, jumlah peserta didik TK yang selama ini berkontribusi menyalurkan anak-anak jumlah muridnya berkurang.

Tetapi, tambah Titik, SDN Tambakrejo 2 masih memiliki peluang menerima pendaftar dari luar desa. Karena, ternyata beberapa anak SDN Tambakrejo 2 saat ini berasal dari luar desa. “Ini ada anak-anak yang dari Porong, Kedungsolo, dan lain-lain,” ungkap Titik.

Titik pun membenarkan tentang rencana adanya merger sekolah. Artinya, Tambakrejo 1 dan 2 dijadikan satu. Tetapi, hingga saat ini hal itu belum terwujud.

Selain menata perwajahan sekolah, Titik juga membuat program baru. Jika sebelumnya hanya ada senam pagi setiap hari, sekarang beberapa macam pembiasan dilakukan di sekolah.

Titik tahu, anak-anak bosan dengan pelaksanaan senam setiap hari. Sehingga, ia bersama guru-guru memikirkan untuk membuat program baru di sekolah.

“Saya mulai dari yang sederhana, yakni penyambutan anak-anak di pintu gerbang sekolah setiap pagi. Sebelumnya tidak ada,” terang Titik.

Setelah mempertimbangkan beberapa usulan muncullah program istigosah yang dilaksanakan setiap Jumat. Selain itu, ada program menarik lainnya yakni jalan-jalan keliling kampung yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Tak cukup dengan jalan-jalan, usai kegiatan tersebut anak-anak makan bekal bersama yang dibawa dari rumah.

Sebelum makan, bapak-ibu guru mengawasi dan memeriksa mekanan mereka. Tak jarang, guru-guru memberikan arahan terkait makanan yang di bawa anak-anak.

Makan bersama setiap kali selesai jalan-jalan juga jadi sarana atau media edukasi. Pihak sekolah melakukan edukasi tentang gizi dan makanan bersih serta sehat kepada anak-anak. Temanya yakni makanan sehat sehari-hari.

Adapun kegiatan di hari lain, seperti hari Kamis baca surat pendek dan asmaul husnah. Hal itu sebagai bagian dari penguatan spiritual anak-anak.

Guru-guru saat mengajar di kelas pun selalu mempersiapkan ice breaking yang dilaksanakan di sela-sela waktu mengajar. Tujuannya, mengembalikan semangat dan menciptakan suasana menyenangkan di kelas.

“Mereka pun selalu membuat media belajar. Beberapa bulan lalu diikutkan lomba di kabupaten,” terang Titik.

Kepala SDN Tambakrejo 2 Titik Aliyah Wati, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *