
Dukungan untuk penguatan ekonomi desa terus dilakukan di Kabupaten Wonogiri. Salah satunya melalui Jambore Lembaga Ekonomi Desa yang digelar di RM Sumber Mirah, Pracimantoro, Selasa (16/9/2026).
Acara yang digagas STAPA Center bersama Sampoerna Untuk Indonesia ini menjadi puncak dari program Development of Efficient Food Agriculture (DEFA). Kegiatan dibuka oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, didampingi Kepala Dinas Pertanian Baroto Eko Pujanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan, Direktur STAPA Center Agus Rohmatulloh, serta perwakilan Sampoerna Untuk Indonesia Baktiar Nurmakmur.
Jambore diikuti sekitar 150 peserta dialog dan 20 peserta bazar dari BUMDesa, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan UMKM lokal. Total sekitar 300 pengunjung hadir memadati lokasi sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Direktur STAPA Center Agus Rohmatulloh menyampaikan bahwa program DEFA telah berjalan selama delapan bulan di delapan kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini meliputi pelatihan SDM, bantuan sarana ketahanan pangan, hingga fasilitasi promosi produk desa.
“Harapannya pendampingan ini bisa memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemandirian desa,” ujar Agus.
Perwakilan Sampoerna Untuk Indonesia Baktiar Nurmakmur menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Wonogiri dan semua pihak yang terlibat dalam program DEFA di Wonogiri.
“Ini adalah bagian dari dukungan kami untuk bersama-sama memperkuat kemandirian desa, khususnya di sektor ketahanan pangan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Ia berharap semangat gotong royong dalam program seperti DEFA dapat terus dilanjutkan untuk mengembangkan potensi lokal dan memperkuat lembaga ekonomi desa di Wonogiri.
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung juga dapat berbelanja berbagai produk unggulan di stan bazar, mulai dari kuliner tradisional, olahan sorgum, batik dan fesyen, sayuran, hingga bibit tanaman buah.







