
Program Development of Efficient Food Agriculture (DEFA) kembali menggelar pelatihan Local Upgrading bagi lembaga ekonomi desa di Aula Yayasan Bahjatus Sibyan, Desa Alasnyiur, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini melibatkan 26 peserta yang berasal dari unsur BUMDes, KDMP, dan UMKM dari tiga desa.
Pelatihan dimulai pukul 13.35 WIB dengan menghadirkan Kepala Desa Alasnyiur Hasan Basri serta Direktur BUMDes Jaya Makmur Rahmat Ali sebagai narasumber. Kegiatan turut didampingi oleh fasilitator program DEFA.
Fasilitator yang juga bertindak sebagai moderator, Babul Arifandhie, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program sebelumnya, namun dengan pendekatan yang lebih terfokus pada kebutuhan riil desa.
“Pelatihan ini sengaja dibuat dalam skala kecil agar diskusi lebih mendalam. Sekaligus peserta bisa belajar langsung dari Alasnyiur sebagai contoh desa yang berhasil dalam penguatan ketahanan pangan,” ujar Babul.
Ia menambahkan, selama ini kolaborasi antar lembaga ekonomi desa belum memiliki pola kerja yang jelas. Melalui program DEFA, pihaknya mendorong terbangunnya kerja sama yang konkret.
“Kami ingin BUMDes, KDMP, dan UMKM tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bisa duduk bersama merancang kolaborasi usaha yang nyata,” katanya.
Dalam pemaparannya, Hasan Basri menegaskan bahwa pengembangan BUMDes membutuhkan proses panjang yang tidak lepas dari berbagai tantangan.
“Pengelolaan usaha, khususnya peternakan, tidak cukup hanya mengandalkan modal. Diperlukan pengetahuan dan manajemen yang baik agar usaha bisa bertahan,” jelasnya.
Ia juga memaparkan rencana pengembangan kolaborasi usaha di desanya, mulai dari pengolahan hasil ternak oleh KDMP hingga distribusi produk ke UMKM, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri dari desa.
Sementara itu, Direktur STAPA Center, Agus Rohmatulloh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis desa melalui penguatan kelembagaan ekonomi lokal.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi pengelola lembaga ekonomi desa di Probolinggo. Program DEFA ini juga dilaksanakan di 20 desa yang tersebar di Kabupaten Probolinggo, dan kami mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.







