Krida dan Tari Selaras Ikon P5 SMPN 4 Sidoarjo

Kadispedikbud Sidoarjo Ng. Tirto Adi membuka area stan bazar P5 SMPN 4 Sidoarjo, Sabtu (16/12/2023) di lapangan SMPN 4 Sidoarjo.

Gelaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 4 Sidoarjo kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, tidak hanya memamerkan karya peserta didik saja, tetapi juga ada karya dari guru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Kadispedikbud) Sidoarjo Ng. Tirto Adi saat hadir membuka kegiatan mengaku terkesan. Karena ada karya guru yang unik berupa tarian yang diberi nama Tari Selaras.

“Kalau ini karya asli guru dari SMPN 4 Sidoarjo, maka segera dipatenkan hak ciptanya,” kata Tirto, Sabtu (16/12/2023) saat sambutan di aula SMPN 4 Sidoarjo.

Selain itu, Tirto juga mengapresiasi karya guru lainnya, yakni sebuah platform guru kreatif di SMPN 4 Sidoarjo yang diberi nama Komunitas Belajar Krida. Platform tersebut menjadi wadah bagi guru-guru yang memiliki inovasi praktek baik.

“Saya berharap bisa dilihat kemudian ditiru oleh sekolah-sekolah lain,” harap Tirto.

Kadispendikbud itu juga mengatakan bahwa karya-karya tersebut merupakan wujud akuntabilitas sebuah layanan pendidikan  sekolah yang bisa ditunjukkan kepada masyarakat secara langsung.

Keberhasilan SMPN 4 Sidoarjo dalam memberikan layanan tidak luput dari peran kepala sekolah yang kreatif, serta didukung oleh guru-guru yang inovatif. Keduanya, memiliki komitmen dalam mengembangkan pendidikan di sekolah.

Sementara itu kepala SMPN 4 Sidoarjo Lilik Sulistyowati menambahkan, tarian yang dinamakan Tari Selaras itu merupakan simbol pelayanan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah yang setara tanpa diskriminasi. (Nis)

Tirto Adi meresmikan Krida dan Tari Selaras yang menjadi produk original SMPN 4 Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *