
Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa yang digelar setiap Oktober Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Kabupaten Sidoarjo menggelar Sayembara Nembang Dolanan.
Ketua pelaksana lomba Wahyu Okta Hendrawan menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud konkrit dalam melestarikan budaya yang di dalamnya terdapat aspek penguatan bahasa.
“Ini pelestarian bahasa yang diwujudkan dalam pagelaran seni,” jelas Wahyu, Selasa (5/11/2024).
Sayembara kali ini, kata Wahyu, diselenggarakan kembali setelah 7 tahun tidak dilaksanakan. Artinya, setelah tahun 2016 kegiatan serupa tidak lagi diadakan.
Hal itu dikarenakan beberapa kendala yang dimiliki oleh MGMP Bahasa Jawa. Salah satunya masalah finansial.
Pasalnya, saat itu hanya sekitar 30 hingga 40 persen guru-guru MGMP yang berstatus ASN. Selebihnya, honorer dan GTT.
Tahun ini kegiatan sayembara diikuti 96 grup. Mereka berasal dari sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai pada Selasa (22/10/2024) lalu. Dan pada tahap final diambil 10 grup terbaik.
Menariknya, 10 grup terbaik mendapatkan uang pembinaan sebagai apresiasi atas keseriusan melestarikan Bahasa Jawa. Juaranya pun mulai dari 1, 2, 3 dan harapan 1, 2, 3.
Para peserta dinilai dari beberapa aspek seperti kesesuaian nada atau pitch control, harmony, dan power vokal.
Sayembara tahun banyak mendapatkan dukungan dari beberapa pihak, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, MKKS SMP se kabupaten dan lain-lain. (Nis)
Berikut hasil Sayembara Nembang Dolanan 2024:
Juara
1. Grup 2 SMPN 2 SIDOARJO
2. GRUP 1 SMPN 1 SUKODONO
3. GRUP 2 SMPN 1 SIDOARJO
Harapan
1. GRUP 1 SMPN 1 WARU
2. GRUP 2 SMPN 1 SUKODONO
3. GRUP 1 SMPN 5 SIDOARJO







