
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi, pada Kamis (20/10/2022) melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan jembatan Cantel yang menghubungkan Desa Tropodo, Kecamatan Waru dengan Desa Pabean, Kecamatan Sedati.
Hal itu dilakukan karena banyaknya laporan warga yang merasa progres pembangunan jembatan terkesan lambat.
Wabup Sidoarjo Subandi menyebutkan progres pekerjaannya masih sekitar 24 persen. Padahal, proses pengerjaan sudah berjalan selama 3 bulan.
“Kami meminta jembatan ini dikerjakan selesai tepat waktu. Saya tidak ingin proyek fisik pembangunan jembatan ini bermasalah,” tegas Subandi.
Alasannya, lanjut Subandi, waktu yang tersisa hanya 2,5 bulan untuk menyelesaikan proses pengerjaan. “Jangan sampai batas waktu itu habis sampai melewati tahun ini,” harapnya.
Ia pun meminta pelaksana proyek memanfaatkan waktu penyelesaian pekerjaan jembatan yang masih tersisa. Dinas PUBM diminta segera menurunkan uditch untuk dipasang sampai 50 persen.
Minimal ada progres yang bisa dilalui kendaraan roda 2 untuk mengurangi kemacetan di perkampungan dan perumahan.
Subandi pun menyebutkan beberapa catatan untuk dinas terkait, di antaranya pengawasan kontraktor dan konsultan pengawasnya agar selalu update perkembangan pembangunan melalui aplikasi e-Kenda.
Pasalnya, sejak proyek mulai dikerjakan dirinya melihat konsultan pengawas belum melakukan input data pada aplikasi itu.
Sementara itu Direktur CV. Citra Deka selaku pemenang tender yang turut serta dalam sidak Deddy mengaku, tak sedikit kendala yang ditemui sejak pertama proyek jembatan dikerjakan. Mulai dari kondisi sungai yang terdapat tumpukan bata zaman dulu, ditambah lagi debit air yang sangat deras, hingga keberadaan utilitas yang ternyata pemiliknya tidak kooperatif.
“Misalnya adanya jaringan pipa gas yang melintang. Saya sudah berkoordinasi sama pemiliknya beberapa minggu ini untuk bisa dipindah, tapi sampai sekarang tidak ada jawaban,” katanya.
Deddy juga menyayangkan pihak Dinas PUBM karena saat pelelangan tanpa penjelasan kondisi yang ada di dalam tanah. Padahal, pihaknya hanya memikirkan pekerjaan jembatan yang hanya butuh pengerukan pada sisi kedalaman tanah dibawah permukaan air.
“Ternyata di dalamnya banyak kendala. Saya akan melakukan percepatan pembangunan. Untuk sementara akan dipercepat sisi sebelah barat agar bisa dimanfaatkan satu jalur,” janjinya. (Nis)







